Bupati Darwis Moridu Minta Warganya Patuh Peraturan Gubernur Tentang PSBB

76

BOALEMO – Bupati Kabupaten Boalemo, Darwis Moridu dalam Sosialisasinya terhadap Pembatasan Sosial Berskala Besar di Pasar Pangi Kecamatan Dulupi sangat di tentukan oleh kepatuhan masyarakat intisari melawan Covid-19, tanpa itu kesuksesan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Boalemo guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tidak akan berhasil jika kita tidak sama-sama menjalankan PSBB. Rabu (6/5).

“Masyarakat harus mematuhi Peraturan Gubernur yang telah di putuskan lewat proses yang panjang oleh pemerintah, dan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Provinsi Gorontalo hanya berlaku 14 hari kedepan jika masyarakat patuh sehingga PSBB penentuannya tergantung masyarakat”. Ungkap Bupati Darwis Moridu.

Jadi, untuk sementara waktu aktivitas masyarakat di batasi, baik pekerjaan di kantor, pekerjaan perbankan, kebudayaan, lembaga masyarakat, di masjid, ojek tidak boleh berboncengan, bentor cukup satu penumpang, serta kendaraan roda empat cukup tiga orang penumpang, dan aktivitas masyarakat di bolehkan mulai pukul 06 pagi hingga pukul 17.00 wita dan selebihnya di rumah.

Selain itu, seluruh pasar mingguan di Kabupaten Boalemo sementara di tutup sampai tanggal 18 Mei 2020 dan di ganti dengan pasar harian tetapi semua masyarakat tanpa terkecuali wajib menggunakan masker serta menyediakan tempat cuci tangan disetiap pasar harian.

Jika masyarakat tidak mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar, pemerintah akan bertindak tegas sebab ini demi kepentingan bersama, pada sosialisasi tersebut Bupati Darwis Moridu di dampingi Kadis Kumperindag Irwan Dai, Kakan Kesbangpol Ruslin Limalo, Kadis Satpol-PP Adnan Marzuki dan Camat Dulupi. (rh).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here