Bulan Depan Pemdes Tolongio Perketat Penyaluran BLT, Aya Iyan: Sesuai Surat Edaran Bupati

417

Gorut MEDGO.ID – Pemerintah desa Tolongio, Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), akan memperketat penyaluran Bantuan Langsung Tunai, kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

Hal tersebut telah di sampaikan oleh kepala desa, (Aya Iyan), panggilan akrab, Moh. Albar Rahman, kepada awak media usai menyerahkan secara simbolis BLT kepada 45 KPM. Senin,(30/08/2021).

BACA JUGA  Wakil Ketua DPR-RI Rachmat Gobel Serahkan Bantuan 2 Unit Traktor Kepada Kelompok Tani Di Gorontalo Utara

“Untuk penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT), sesuai surat edaran Bupati, keseluruhannya itu wajib menunjukkan kartu vaksin. Proses penyaluran BLT yang baru dilaksanakan tadi,-

BACA JUGA  Pemdes Popalo Salurkan BLT, Untuk Bulan Maret, April, dan Mei 2021 Kepada 55 KPM.

untuk sekarang kita belum menerapkan itu, karena edaran baru kemarin. Insyaa Allah bulan depan kita akan memperketat, atau harus menegaskan, bagi penerima BLT wajib untuk di vaksin.” jelasnya.

BACA JUGA  Pemdes Alata Karya Targetkan Progres Capaian Vaksinasi 951Jiwa di tahun ini

Terkait dengan persiapan Gebyar Vaksinasi yang akan dilaksanakan di desa Tolongio, Iyan menuturkan, pihaknya telah siap dalam segala hal untuk suksesnya kegiatan Gebyar Vaksinasi.

“Alhamdulillah dari semua persiapan ini, sudah sekitaran 75%, kita pusatkan di lapangan Tolongio, jadi tinggal kita stay tenda, dan kursi. nah jadi semua masyarakat yang belum tervaksin itu di wajibkan. Mulai dari umur 12 tahun sampai lansia.” ucapnya.

BACA JUGA  Pemdes Pontolo Sambut Baik Kunjungan Ketua Komisi Informasi Provinsi Gorontalo

Iyan mengatakan, sebelum masyarakat di vaksin akan dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas dari Puskesmas, untuk dilakukan skrining terlebih dahulu.

BACA JUGA  Lebih dari 90 KPM, Pemdes Ibarat Salurkan Langsung BLT Kepada Masyarakat Yang Terdampak Covid-19

“Ketika ada yang tidak di vaksin, sesuai dengan arahan di skrining dulu, dan kalau memang tidak bisa di vaksin mereka pasti akan mendapatkan kartu.” tandas Iyan.

Lanjut Iyan mengatakan, mengenai masyarakat yang akan di vaksin, sebelumnya melalui proses skrining oleh petugas kesehatan,
ini dimaksudkan untuk mendeteksi penyakit bawaan,

BACA JUGA  Pemdes Tolongio Salurkan BLT 3 Bulan Sekaligus Untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM)

apabila mempunyai penyakit bawaan maka vaksinasi tidak dilanjutkan lagi. Mengenai berapa target atau pun jumlah warga yang akan di vaksin nanti dirinya belum bisa memastikan berapa yang harus di vaksin.

BACA JUGA  Progres Percepatan Vaksinasi, Puskesmas Anggrek Optimalkan Pelayanan Vaksin di Desa

“Masalah target tidak ada, sebanyak-banyaknya, tidak ada batasan dan seluruhnya wajib di vaksin. Sekali lagi saya mengimbau, mulai dengan usia 12 tahun keatas itu harus di wajibkan untuk vaksin, tidak ada yang terkecuali, kecuali ada yang punya penyakit bawaan, nah mungkin itu tidak bisa di vaksin.

BACA JUGA  Iskandar Datau: BPD Adalah Sebagai Penerima Aspirasi Dan Menyampaikan Aspirasi Masyarakat

Sesuai dengan hasil skrining mereka tidak bisa di vaksin oleh petugas kesehatan, jadi yang bersangkutan bisa melampirkan data untuk tidak bisa di vaksin, dan tetap dia bisa menerima BLT. Kecuali dia bersikeras tidak mau di vaksin, apa boleh buat, kita pun tidak boleh memaksa, cuman harus ada keharusan dan wajib untuk di vaksin.” pungkas Iyan.

BACA JUGA  Pemdes Pontolo Sambut Baik Kunjungan Ketua Komisi Informasi Provinsi Gorontalo.

Sampai dengan saat ini pun Pemdes Tolongio terus melakukan himbauan kepada masyarakat, baik itu di hajatan suka maupun duka, tentang pentingnya vaksinasi untuk daya tahan tubuh kita. (Inong)

Reporter: Suripno Ar. Onge

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here