Bawaslu Kabgor Gelar Deklarasi Netralitas ASN Dan Tolak Politik Uang

8
Bawaslu Kabupaten Gorontalo menggelar Deklarasi Netralitas ASN dan Tolak Politik Uang, pada Selasa, 10/11/2020 (Foto: Bayu Harundja)

KABGOR, MEDGO.ID– Dalam rangka menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pemilihan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo tahun 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo menggelar Deklarasi Netralitas ASN dan Tolak Politik Uang, pada Selasa (10/11/2020).

Kegiatan deklarasi yang di gelar di gedung dinnar Limboto tersebut, di hadiri PLT Bupati Gorontalo, ASN lingkungan Kabupaten Gorontalo, masing-masing pasangan calon, serta tamu undangan lainnya yang berkesempatan hadir.

Kegiatan tersebut merupakan upaya untuk pencegahan dugaan pelanggaran dan sudah menjadi tugas Bawaslu untuk mengawasi, hal tersebut di sampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Wahyudin Akili kepada wartawan Medgo.id pada kesempatan wawancara.

“Ini semata-mata kami lakukan, sebagai upaya pencegahan terjadinya dugaan pelanggaran, karna itu menjadi bagian dari tugas kami”, ujar Wahyudin.

Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Wahyudin Akili dalam kesempatan wawancara (Foto: Bayu Harundja)

Wahyudin juga menyampaikan selain mengundang ASN, Bawaslu juga mengundang masing-masing pasangan calon sebagai wujud Bawaslu dalam pencegahan politik uang.

“Kami sengaja menghadirkan seluruh pasangan calon, dan alhamdulillah semua sudah mengupayakan hadir sebagai wujud pencegahan kami dan mereka mendeklarasikan untuk tidak menggunakan politik uang dan politisasi sara dalam kegiatan tahapan pilkada kali ini”, lanjut Wahyudin.

Dan terakhir Wahyudin menyampaikan kegiatan tersebut selain ceremony deklarasi serta ikrar Netralitas ASN dan Tolak Politik Uang, kegiatan tersebut juga menghadirkan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

“Juga kami menghadirkan narasumber dari Komisi ASN, yang menurut kami berkompeten untuk menjelaskan semua hal terkait netralitas atau ppembatasan-pembatasan tindakan-tindakan yang bisa dilakukan oleh ASN ataupun tidak bisa dilakukan oleh ASN”, tandasnya. (Ubay)

Reporter: Bayu Harundja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here