Antisipasi Penyebaran Covid-19, Tenaga Medis Kabgor Lakukan Repid Test

56
Bupati Kabupaten Gorontalo Nelson Pomalingo saat meninjau Rapid Tes paramedis Kabgor (Foto Haryono)

Kabgor, (MEDGO.ID) – Bupati Nelson Pomalingo bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Hadijah Tayeb, Kadis Kesehatan Roni Sampir, serta Direktur Rumah Sakit MM Dunda Limboto, menyaksikan langsung pemeriksaan Repid Test pada seluruh Tenaga Medis yang ada di Kabupaten Gorontalo (Kabgor), yang berlangsung di Rumah Sakit MM Dunda Limboto, senin (20/04).

Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pamkab) dalam menekan penyebaran Covid-19, tak hanya melakukan pemeriksaan pada masyarakat, tetapi juga di lakukan pada garda terdepan, terutama pada Tenaga Medis yang kesehariannya melayani pasien, sehingga perlu di sterilkan,

“Kebijakan Pemerintah Daerah mulai hari ini, kita bukan hanya mencegah orang dari luar atau mengecek orang yang kena atau yang kita curigai, tapi yang lebih penting adalah orang yang di dalam (Tenaga Medis ) ,” ucap Nelson saat di wawancarai awak media.

Ia menerangkan “Tahap yang kita lakukan pertama adalah Rapid Test kepada semua Tenaga Medis se-Kabupaten Gorontalo, mulai dari Rumah Sakit kemudian orang Puskesmas, karena mereka ini yang melayani, bisa kita bayangkan mereka ternyata Positif, bisa menularkan kepada kita semua,”jelasnya

Melihat kasus yang terjadi di daerah lain, ada juga tenaga medis yang terpapar, untuk itu perlu di antisipasi dengan cepat, jangan sampai terjadi di wilayah Kabupaten Gorontalo.

Senada dengan Bupati, Direktur Rs MM Dunda Limboto, Irawan Huntoyungo mengatakan, hal ini di lakukan untuk menjaga Tenaga Medis dari penyebaran Covid-19, karena mereka yang lebih rentan terinfeksi, sehingga alat yang kita pakai untuk pemeriksaan kali ini, berbeda dengan yang lain.

” Untuk hari kami targetkan kurang lebih 40 Tengah Medis baik itu dokter, maupun perawat yang bekerja di garda depan yang bisa terpapar langsung, Rapid Test yang di adakan ini adalah Repid Test test berupa combo IGm dan IGG, bisa mendekteksi cepat dan lebih awal, dibandiangkan dengan Rapid Test sebelumnya, ” ujar Irawan.

Ia juga menambahkan, setelah di lakukan pemeriksaan dan hasilnya sudah keluar, pihaknya akan segara mengambil langkah cepat untuk tahap pemeriksaan selanjutnya,

” Jika terdapat yang positif langsung dilakukan tindaaka pemeriksaan Swab atau Visiar serta isolasi kepada mereka yang positif tampa gejala ataupun gejala ringan,”tutup Irawan (Haryono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here