banner 728x250

Anggaran di Geser Untuk Penanganan Covid 19, Ini Kata Ketua DPRD Bonebol

  • Bagikan
Halid Tangahu
Halid Tangahu.(Foto:IH)
banner 468x60

BONEBOL, MEDGO.ID — Untuk Penanganan covid dan untuk kualitas kesehatan lainnya, hal ini di sampaikan Ketua DPRD Kabupaten Bone Bolango Halid Tangahu mengatakan, kualitas kesehatan lainnya ini ada tetapi bukan untuk anggaran tersebut.

“Kalau Kita taruh di dinas kesehatan seluruhnya dan ini tidak bisa di BTT kan artinya di simpan di BTT, itu tidak, nanti akan bermasalah,”ucap Halid saat di wawancarai usai rapat pembahasan anggaran. Senin kemarin (08/03)

banner 336x280

Halid menjelaskan, untuk kualiatas lainnya itu seperti ada padat karya, pekerjaan-pekerjaan yang menampung masyarakat sendiri yang bekerja.

BACA JUGA  Dipimpin Erick Thohir, MES Berikhtiar Dorong Ekonomi Keumatan, Kerakyatan, dan Kebangsaan

“Itukan untuk penanggulangan sosial, tidak harus seperti bahwa kita 35 % kita ambil dari dinas-dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) semuanya dan itu berat,”jelas Halid

“Karena itu penanganan untuk para covid tapi prioritas-prioritas lainnya untuk pelayanan kesehatan dan bisa juga untuk padat karya,”lanjut Halid

Menurut Halid, pemulihan ekonomi ini seperti itu, karena kalau tidak bekerja dari mana mereka menuntut ekonomi, padahal dalam pemulihan ekonomi ini harus memerlukan pekerjaan-pekerjaan yang bisa di rasakan masyarakat itu sendiri.

BACA JUGA  Prihatin Meningkatnya Penyebaran Covid, Kapolda Gorontalo Bagikan Masker dan Hand Sanitazer

“Jadi kualiatas dan layanan kesehatan lainnya, bisa jadi itu bukan sekian 35 sekian miliar hanya untuk pengawalan vaksin dan petugasan yang menyuntik vaksin,”ungkapnya

“Sudah berapa ribu orang yang menyuntik vaksin kalau di taruh di situ uangnya. Makanya kita akan mengundang juga Dinas Kesehatan dengan Rumah Sakit Toto beserta Rumah Sakit Tumbulilato untuk menanyakan apa-apa saja kebutuhan di situ,”lanjutnya lagi

BACA JUGA  Di Back Up Tim Rajawali Polres Kota, Resmob Polda Gorontalo Amankan Pelaku KDRT

Tambahnya, untuk rumpun kesehatan itu kalau di carikan solusi bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar supaya ini tidak akan mengganggu di OPD-OPD yang sudah memprogramkan di masing-masing OPD tersebut.

“Kalau memang sudah ada dinas kesahatan bahwa itu untuk pemulihan kesahatan dan untuk penanganan ini sudah ada di situ untuk apalagi kita tarik potong lagi, padahal kita ganti aja judulnya seperti apa yang sesuai dengan menteri keuangan,”pungkasnya.(IH)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *