Alat Berat Beroperasi Dipertambangan, Bupati Saipul Mbuinga Akan Merapatkan Kembali Bersama Forkopimda

POHUWATO, MEDGO.ID – Investasi Ilegal, yaitu tambang ilegal, sampai sekarang masih beropersi di wilayah Marisa dan kecamatan Dengilo, tetap tidak mengindahkam edaran yang sudah di keluarkan oleh Bupati Saipul A. Mbuinga, Kamis (20/01/2022).

Bupati Saipul Mbuinga sudah mengelurkan edaran untuk menghentikan aktivitas alat berat yang beroperasi di tambang ilegal (PETI).

Saat di konfirmasih oleh awak media, Bupati Pohuwato mengatakan Surat Edaran sudah keluar 3 bulan kemarin, sampai dengan sekarang edran tersebut masih berlaku,” ungkap Saipul A. Mbuinga.

BACA JUGA  Bupati Anas Jusuf Sampaikan Ini di Raker Dan Penandatangan Perjanjian Kinerja Perkimhutan

Kata Bupati saipul A. Mbuinga yang kerap di panggil ka Epo, “edaran itu untuk pelarangan aktifitas pertambangan dan itu sudah 3 bulan kemarin disampaikan. Dan itu masih mengacu untuk pertambangan sekarang dan belum di cabut.

“Saat di tanyakan Bupati Pohuwato mengatakan, ada aktifitas sekarang ya, dan balas bertanya anda melihat langsung ujar,” ujar Saipul Mbuinga kepada awak media pada saat acara Vaksinasi di Polres Pohuwato.

BACA JUGA  Apel Awal Bulan, Bupati Anas Jusuf Apresiasi Inovasi Dinas Kominfo

Tidak hanya itu, Bupati Pohuwato akan merapatkan kembali dengan Forkopimda permasalahan Tambang Ilegal yang masih berktiftas di kecamtan dengilo dan Marisa.

Kapolres juga menambahkan, kita akan tetap mengecek komitmen bahwa, pertambangan itu tidak di bolehkan Ilegal dan Melanggar Hukum.

“Tak hanya itu, kemarin Kapolres Pohuwato, katanya sudah melakukan pengecekan kembali. Ternyata di lakukan pengecekan tidak ada aktifitas pertambang yang menggunakan exsapator, kalau pun ada informasi kita akan melakukan Pengcekan kembali,” kata Joko Sulistiono, SIK.,

BACA JUGA  Bupati Anas Jusuf : Agar Pasar Murah NKRI Peduli Bisa Dilaksanakan Untuk Kecamatan Lainnya

Kalau masih ada Aktifitas kata Kapolres, kami akan melakukan pengecekan kembali, tinggal di sampaikan ke saya saja akan melakukan pengecekan ke kembali.

Kapolres juga mengatakan apabila kedapatan aknum angota kepolisian yang membatu masuknya alat berat masuk ke tambang ilegal, saya sendiri yang akan memberikan sangsi terhadap oknum polisi tersebut,” Pungkasnya. (F/Adv).

Tinggalkan Balasan