Ada 1329 Ekor Hewan Qurban, Pemkot Himbau Tak Berkerumun untuk Penyaluran Daging

72

KOTA GORONTALO — Pelaksanaan idhul adha tahun Ini, berbeda dengan tahun sebelumnya karena tengah menghadapi pandemi Covid -19. Pemerintah mengeluarkan edaran agar pelaksanaan sholat Ied dan penyembelihan hewan qurban, dilakukan sesuai standar penerapan protokol kesehatan yang berlaku.

Walikota Gorontalo Marten Taha mengatakan, sejak H-1 pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengawasan untuk tertibnya rangkaian agenda sakral tersebut.

BACA JUGA  BKSU Gelar Rapat Kerja Sektor Pariwisata di Kabupaten Bone Bolango

” Kemarin kami sudah pantau langsung kesiapan setiap masjid, Alhamdulillah saat sholat Ied semua berjalan dengan lancar sesuai dengan protap kesehatan” ungkap Marten seusai melaksanakan sholat Ied dimasjid agung Baiturrahim kota Gorontalo, Kamis 31/7.

Demikian juga untuk penyembelihan hewan qurban. Ia tidak memperkenankan adanya kerumukunan orang hingga proses pembagian daging nanti.

BACA JUGA  Marten Taha Membeberkan Rencana Membangun Masyarakat di Masa New Normal

” Dalam edaran kami cukup jelas, penyembelihan dan pendistribusian daging hewan qurban wajib menerapkan protokol kesehatan” ujarnya.

Melalui edaran tersebut, Marten Meminta penyelenggara, panitia maupun takmirul masjid mengatur teknisnya dilapangan.

Bahkan dirinya melibatkan peran RT /RW, dalam membantu mengkoordinir penyaluran daging qurban.

BACA JUGA  Kelurahan Bugis dan Tenda Bakal menjadi tempat Penampunan Korban Banjir

” Kita inginkan daging qurban langsung diantar ke rumah warga masing – masing sesuai dengan kupon yang dibagikan, guna menghindari kerumunan dan mencegah penularan Covid -19″ tandasnya.

Sementara jumlah hewan qurban di kota Gorontalo yang akan disembelih sebanyak 1290 ekor sapi, dan 39 ekor kambing.(*)

Ucapan Selamat Puasa Rektor UNG Dr Eduart Wolok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here