Ada 1329 Ekor Hewan Qurban, Pemkot Himbau Tak Berkerumun untuk Penyaluran Daging

39

KOTA GORONTALO — Pelaksanaan idhul adha tahun Ini, berbeda dengan tahun sebelumnya karena tengah menghadapi pandemi Covid -19. Pemerintah mengeluarkan edaran agar pelaksanaan sholat Ied dan penyembelihan hewan qurban, dilakukan sesuai standar penerapan protokol kesehatan yang berlaku.

Walikota Gorontalo Marten Taha mengatakan, sejak H-1 pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengawasan untuk tertibnya rangkaian agenda sakral tersebut.

” Kemarin kami sudah pantau langsung kesiapan setiap masjid, Alhamdulillah saat sholat Ied semua berjalan dengan lancar sesuai dengan protap kesehatan” ungkap Marten seusai melaksanakan sholat Ied dimasjid agung Baiturrahim kota Gorontalo, Kamis 31/7.

Demikian juga untuk penyembelihan hewan qurban. Ia tidak memperkenankan adanya kerumukunan orang hingga proses pembagian daging nanti.

” Dalam edaran kami cukup jelas, penyembelihan dan pendistribusian daging hewan qurban wajib menerapkan protokol kesehatan” ujarnya.

Melalui edaran tersebut, Marten Meminta penyelenggara, panitia maupun takmirul masjid mengatur teknisnya dilapangan.

Bahkan dirinya melibatkan peran RT /RW, dalam membantu mengkoordinir penyaluran daging qurban.

” Kita inginkan daging qurban langsung diantar ke rumah warga masing – masing sesuai dengan kupon yang dibagikan, guna menghindari kerumunan dan mencegah penularan Covid -19″ tandasnya.

Sementara jumlah hewan qurban di kota Gorontalo yang akan disembelih sebanyak 1290 ekor sapi, dan 39 ekor kambing.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here