30 Mahasiswa Program Kampus Merdeka Kemendikbudristek Magang di Bonebol

46
Mahasiswa Program Kampus Merdeka. (Foto:Kominfo Bonebol)

BONEBOL, MEDGO.ID – Sebanyak 30 mahasiswa program Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan Budaya dan Riset Teknologi Kemendikbudristek studi independen bersertifikat AMATI Indonesia akan melaksanakan magang di Kabupaten Bone Bolango.

Para mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu, diterima secara resmi Bupati Bone Bolango Hamim Pou dan langsung diterjunkan ke lokasi magang masing-masing di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pinogu, Suwawa Timur, dan Kabila Bone, pada apel Korpri, di Lapangan Ippot Tapa, Kecamatan Tapa, Senin (18/10/2021).

Bupati Hamim Pou didampingi Wakil Bupati Merlan S. Uloli dan Sekda Ishak Ntoma mengaku senang Bone Bolango ditunjuk dan dipercayakan oleh Kemendikbudristek sebagai lokasi program Kampus Merdeka.

BACA JUGA  AKBP Suka Irawanto Gandeng Ulama Bone Bolango Wujudkan Kamtibmas Yang Kondusif

Apalagi kata Hamim, kalau dilihat dari latar belakang pendidikan, mereka para mahasiswa program Kampus Merdeka ini rata-rata ada yang di parwisata, ada yang di kehutanan dan lingkungan. Maka cocok dengan fashion Bone Bolango yang berkomitmen tinggi untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan pariwisatanya, terutama pariwisata berbasis lingkungan.

“Mudah-mudahan keberadaan mereka beberapa bulan disini ada inovasi, ada terobosan yang bisa meningkatkan kualitas pariwisata dan terutama kemajuan Kabupaten Bone Bolango. Tapi di sisi lain, lewat terobosan itu lingkungan kita harus tetap terjaga. Pariwisata berbasis lingkungan itu tetap terjaga dengan baik,”ujar Hamim.

BACA JUGA  Indra Yasin Lantik Penjabat Baru Kepala Desa Tolango Kecamatan Anggrek Kabupaten Gorut

Olehnya itu, Bupati pun berharap kedepan setelah selesai melaksanakan magang, mereka para mahasiswa program Kampus Merdeka ini diharapkan agar jangan berpikir untuk tinggal di Jakarta atau di kota-kota besar.

”Disini lebih menantang peluang untuk maju dan berkembang lebih terbuka lebar. Bone Bolango membutuhkan SDM-SDM yang qualifaid, yang handal untuk mengembangkan segala potensi yang ada di daerah ini,”harap Hamim.

BACA JUGA  Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna Siap Hadiri Regional Meeting Teluk Tomini

Sementara itu, Kepala Bappeda-Litbang Bone Bolango, BasirNoho, menjelaskan program AMATI Indonesia merupakan kegiatan studi independen berbasis problem solving. Dimana menurutnya, setiap mahasiswa membentuk sebuah team dalam menyelesaikan permasalahan.
Pada program ini, kata Basir, pihak Kemendikbudristek mengangkat permasalahan nyata yang berhubungan dengan sustainable ecotorism di Kabupaten Bone Bolango. Dimana mahasiswa nanti akan menyelesaikan permasalahan tersebut menggunakan metode Design Thinking (DT).

“Pelaksanaan program Kampus Merdeka AMATI Indonesia ini dilaksanakan mulai tanggal 15 Oktober 2021 sampai dengan bulan Januari 2022,”jelas Basir Noho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here