Ragam  

Jalan Dan Jembatan di Dusun Mebongo Desa Botumoito Butuh Perbaikan

BOALEMO, MEDGO.ID – Masyarakat, selain kebutuhan dasarnya pangan, papan dan sandang, semestinya kualitas pemenuhan dari sisi jalan, jembatan dan sebagainya, saat menjalani kehidupan termasuk mendapatkan pekerjaan dan berekonomi berkecukupan telah terpenuhi.

Namun, lagi-lagi jalan dan jembatan sudah bertahun-tahun yang berada di Desa Botumoito Dusun Mebongo belum juga mendapat perhatian serius dari pemerintah katanya akan diperbaiki namun faktanya hanya menjadi serga telinga di masyarakat, ungkap aktivis perempuan Astian Latiku.

BACA JUGA  Menutup Kegiatan PHP2D, WR III: Difabel Harus Di Lindungi Hukum Agar Tidak Di Diskriminasi

Sehingga melalui penjabat Bupati Boalemo Dr. Drs. Hendriwan, menjadi harapan masyarakat bisa menjadi nyata melalui realisasi perbaikan jalan dan jembatan yang setiap hari di lewati dengan kondisi bebatuan dan sekarang tidak lagi butuh retorika atau janji palsu kata aktivis perempuan Astian Latiku, apa lagi coba kita lihat selama pemerintah memberikan subsidi bantuan baik langsung maupun tidak langsung, namun sampai sekarang, 77 tahun Indonesia Merdeka, belum ada perubahan terhadap nasib masyarakat menuju kemakmuran, aman dan bahagia.

BACA JUGA  Analisis Money Politik Pemilihan Bpd Tahun 2019 Di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato

Jika pemerintah berpihak pada kebutuhan mendasar masyarakat, pastinya apa yang menjadi harapan masyarakat cepat direspon dan diakomodir serta jangan berdalih lagi segala sesuatu harus masuk dalam sistem dulu dan di sesuaikan kemampuan anggaran, tetapi kalau untuk lainnya tak perlu melalui mekanisme yang penting dapat judulnya ada pasti aman.

BACA JUGA  Sukses Gelar Rapat Anggota Cabang Ke-III, PERADI Gorontalo Bahas Program Kerja 

Jadi, apa yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat Indonesia harus terpenuhi secara keseluruhan, sebab pemenuhan seluruh kebutuhan mendasar masyarakat wajib, sehingga negara kita berhak mendapat penghargaan sebagai negara adil, makmur, aman dan bahagia, apa lagi kami hanya butuh perbaikan jalan dan jembatan. (***).